Showing posts with label Information Technology. Show all posts
Showing posts with label Information Technology. Show all posts

Wednesday, August 10, 2011

Using a Dashboard to Monitor Your Business

I consider the development and use of a dashboard as a best practice because it really helps you to keep your finger on the pulse of your business. Many small businesses don’t check in on their operation often. Granted, if you’re checking your financials and marketing results at least quarterly, that’s a big improvement over doing an annual checkup. A better practice is to monitor it monthly however, and there are some elements of your business that you may want to monitor weekly. After watching the changes from month to month, or week to week, take a step back at the six month mark and look strategically and objectively at what all the monthly incremental changes might mean.

What’s a dashboard? Dashboards are used by many large businesses to monitor their business throughout the year. Dashboards strive for simplicity of presentation of data related to your Key Performance Indicators, or KPI. Key Performance Indicators include areas such as: Marketing, Sales, Financials, and Operations. The data is often presented as trend lines, charts, and other visuals. This is how they came to be known as dashboards – when driving your car your dashboard provides at-a-glance insight into critical areas of the car’s operation. And so it is with your business dashboard also. Some of the dashboard software that’s available even prepares the data to look like gauges that look like they would be found on your car’s dashboard. These gauges can be superfluous, as long as you have the trend lines. Recognizing trends improves your ability to strategize and your decision-making as you grow your business. You’ll also notice areas requiring more attention. This timely recognition allows you to consider an intervention when an issue is small and easier to resolve.

What are key areas to include in your dashboard? I’ve already identified several possible categories to include, and this can be variable depending on the nature of your business. If you are a solopreneur, you might not need to use the Operations/HR category, for example. It can be helpful to work with a business advisor or consultant to develop your dashboard as these professionals provide objectivity and other perspectives that can be hard for a business owner to achieve. Within each category you will choose the elements that you feel are important to monitor. Take some time to look at your business strategically. This is how you will determine what the key categories are. From there you’ll drill down into more specific items to monitor. You can see that this means you are evaluating and analyzing your business – a mindset that you want as an active part of your business.

What specific items would you monitor in each category? I’ll make suggestions here, and you are not limited to these. You may have others that have more meaning and greater impact on your business and so those are the ones you should use. Again, this gets back to thinking strategically.

Marketing – What do you use as marketing tools to build your customer base? What do you use as tools to maintain your customer base? Total marketing cost?
Website analytics – search engine rank, number of unique visitors, amount of time visitors spend on your site, blog subscribers
Social media – for each channel that you use you might track friends, likes, followers, connections etc.; you would also want to include a measure of engagement such as post feedback, tweets, comments etc.; you might include a measure of the time you spend interacting on social media; advertising using social media channels (Facebook ads for example)
Print advertising – dollars spent; contacts from print advertising
Newsletter – number of subscribers; number of unsubscribes

Sales – Where is your income coming from? What offerings are strong and which are weak? Is your sales funnel effective?
Prospects, Conversions, Retention – how many calls, emails and other requests for information about your business have you had; out of those, how many have become customers; and out of those how many have stayed for a specified timeframe? The specified timeframe comes from your determination of how long means that they are a loyal customer
Products, Services

Financials – You may be monitoring these regularly through your accounting software.
Income, Expense, Profit/Loss, Long-term debt, Short-term debt, Assets, Net worth, Ratios

Operations – Is your business operating efficiently?
Facilities – Is your business space being used to its maximum
Human Resources – Number of employees, employee hours, employee cost

By taking a look at these categories and suggested elements, you can see the value of having all this information in one place. These are elements that we know we should monitor, and probably even know where to collect some of it. Through developing your dashboard you will learn exactly where to collect it all and now will have it in one location. You will be able to see the inter-related issues more quickly and may come to additional possible actions to take as a result.

How do I build my dashboard? You can build your dashboard by using Excel, and there are also software dashboards available. Many of these are for large corporate ventures and not as appropriate for micro-enterprise. Mr. Dashboard is one product that provides an easy to use excel interface that transfers itself automatically into charts and graphs that visually display the numbers that you’ve entered. It provides for 25 metrics, though if you are monitoring more than 25 items you can use more than one chart of 25. In this case you can separate categories out from each other. When you’re first starting out you’ll want to get your feet wet with your dashboard before getting highly detailed.

Are you using a dashboard? What do you include on yours? Do you have favorite software for this, and if so, please share with us here.
READ MORE - Using a Dashboard to Monitor Your Business

Monday, August 8, 2011

Belajar Membangun Bisnis Online

Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pelaku-pelaku bisnis online di Indonesia, sebelum melangkah membangun bisnis online utamanya  bagi Usaha Kecil Dan Menengah. Tidak sedikit usaha bisnis online yang gagal dan akhirnya tidak berbekas. Kebanyakan memang bisnis online merupakan penunjang bagi bisnis yang sudah berjalan secara offline, tetapi bukan tidak mungkin membuat eksis bisnis usaha kecil melalui bisnis online tanpa di dahului bisnis offline yang sudah mapan. Pada tulisan terdahulu sudah dituliskan mengenai beberapa cerita pelaku bisnis online baik yang sukses maupun yang tidak. Pada tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan terdahulu yang membahas mengenai seluk-beluk bisnis online.

Yang menarik, bila dicermati, kebanyakan pemain bisnis online lokal yang bertahan hingga kini datang dari kalangan penyedia produk jasa. Sementara untuk layanan perdagangan barang, relatif lebih sedikit. Hal ini juga diakui Hendrik Tio, CEO dan pemilik situs bisnis online jual-beli barang-barang elektronik, Bhinneka.com. Hendrik menjelaskan, sebenarnya kunjungan ke situsnya bisa dikatakan sangat baik. Tiap hari tak kurang dari 20 ribu pengunjung mengakses situs ini. Namun jangan kaget, walau dikunjungi sebanyak itu, yang murni transaksi online hanya sekitar 2%. Rupanya, kebanyakan orang Indonesia lebih suka bertransaksi secara offline. “Mereka lebih yakin dengan mendengar suara orang, atau agar bisa menawar maupun untuk menyakinkan bahwa ada yang mengelola situs itu,” ujar Hendrik.
Di situs Bhinneka.com dijual hampir semua produk yang terkait dengan komputer, mulai dari PC, notebook, server hingga periferal dan perangkat jaringan. “Kami juga menawarkan solusi seperti jasa sewa dan instalasi,” Hendrik menambahkan. Soal siapa pelanggannya, ia melihat, tiap produk memiliki konsumen masing-masing. Namun, ia mengamati, pada waktu-waktu tertentu – misalnya menjelang Lebaran — produk gadget seperti digital camera, PDA, notebook dan ponsel sangat populer dan laku. Hendrik mengklaim, bisnis Bhinneka.com yang mulai go online sejak 1999 terus tumbuh dengan baik. “Kami masih dapat tumbuh 45% setiap tahun dibandingkan dengan industri komputer yang rata-rata tumbuh 20%-25%.”
Kendati begitu, Hendrik mengaku merasa sedikit iri terhadap apa yang terjadi di luar negeri, khususnya di negara maju. Proses transaksi di sana hampir 100% dilayani sistem berbasis komputer. Di sana semuanya sudah percaya pada media online, sehingga tak perlu lagi menelepon atau menulis e-mail. Di Indonesia, keinginan menelepon ataupun mengirim e-mail menanyakan kejelasan produk masih sangat besar. “Akibatnya, situs lebih merupakan informasi pre-sales. Banyak pengunjung kami yang sekadar melihat dan membandingkan informasi harga,” kata Hendrik membuka dapurnya. Anehnya, dari kebiasaan seperti itu akhirnya terbentuk komunitas. Sehingga, kalau Bhinneka.com tidak meng-update atau salah dalam informasi produk atau harga, tim Hendrik sering dimarahi pengakses situs. Jadi, secara tak langsung Bhinneka.com sudah menjadi situs publik.
Hendrik mengaku rata-rata menghabiskan sekitar Rp 1 miliar/tahun untuk investasi peralatan, SDM dan menyewa bandwidth. “Tapi, kami cukup senang karena selain mampu menyumbang transparansi informasi dan harga, kami juga mendapatkan cipratan bisnisnya,” katanya berterus terang. Sayang, ia tak mau mengungkapkan detail pendapatannya dari bisnis online ini. Ia hanya menjelaskan, pengakses situsnya 75% adalah laki-laki, dan separuh lebih (55%) tinggal di Jakarta. Pengakses terbesar berikutnya dari Surabaya dan Bali.
Hanya saja harus diakui, bertahannya Bhinneka.com juga tak lepas dari topangan bisnis offline mereka. Maklum, Hendrik pada 1993 mendirikan bisnis penjualan produk-produk komputer tersebut secara offline – membuka toko di Gunung Sahari, Jakarta, bahkan masih tetap menjadi andalan. Dari tahun ke tahun jenis barang dagangannya pun terus bertambah.
Tanpa dukungan bisnis konvensionalnya, untuk bisa sukses berbisnis online di Indonesia memang amat sulit. Agaknya, kita bisa belajar dari kasus toko buku online Sanur.com yang awalnya sempat sangat agresif, kemudian tutup sementara, dibuka lagi dengan semangat baru, tapi kini gaungnya tak terdengar lagi. Mungkin akan lain ceritanya bila sejak awal Sanur.com di-back up perusahaan penerbitan yang sudah kuat.
Umumnya, pemain bisnis online yang sukses adalah yang menyasar pengguna Internet dari luar negeri, seperti Indo.com. Beberapa pengusaha kerajinan dari Bali — salah satunya mantan Bupati Gianyar, Made Kembar Karepun — juga lumayan sukses jualan online dengan omset puluhan juta rupiah per bulan karena menyasar pembeli dari mancanegara.
Toh, ada juga situs bisnis online yang masih bertahan hidup karena disuapi induk perusahaannya yang bergerak secara offline. Hal terakhir ini terjadi karena beberapa situs bisnis online sering difungsikan lebih sebagai alat pemasaran, sehingga walaupun merugi tetap dipertahankan. Situs seperti ini tak secara langsung ditargetkan untuk menghasilkan pendapatan, tetapi untuk menopang citra merek bisnis offline-nya. Contohnya, situs TokoLG.com. Meski jumlah transaksinya tak besar, situs ini tetap dipertahankan karena menjadi alternatif saluran pemasaran produk LG di Indonesia.
Apakah berarti masa depan bisnis online lokal tak terlalu cerah? Hendrik mengaku optimistis. Keyakinan ini ia dasarkan pada makin bertambahnya komunitas pengguna Internet dalam negeri. “Anak-anak muda bahkan anak-anak SD sekarang mulai mengerjakan PR menggunakan Internet,” katanya. Apalagi, dengan semakin aktifnya Telkom terjun mengembangkan jaringan broadband hingga ke daerah-daerah. Hal ini membuka kesempatan buat masyarakat luas mengakses Internet secara lebih cepat dengan harga terjangkau harganya. “Kami percaya, suatu saat sama seperti handphone, yang awalnya berupa telepon mobil bisa meledak pangsa pasarnya karena semakin murah dan mudah dalam penggunaan,” ujar Hendrik. Strategi yang dipilih untuk bisnisnya adalah mengembangkan bisnis online dan offline bersama-sama.
Optimisme Hendrik barangkali tak salah. Namun, kalangan pengelola bisnis online memang harus terus memperbaiki diri. Tugas berat mereka bukan semata memperbaiki dan menampilkan situs yang menarik, tapi juga meningkatkan kemampuan back office dalam memproses order yang masuk dan menangani kebutuhan pelanggan lainnya. Tentu saja, strategi promosi, termasuk public relations, pun penting dilakukan.

READ MORE - Belajar Membangun Bisnis Online

Sunday, August 7, 2011

Mengubah Strategi Pemasaran Melalui Media Online

Penetrasi internet telah demikian pesat memasuki setiap segmen masyarakat. Imbas media yang satu ini telah mengubah pula pola hidup dan interaksi masyarakat. Dalam hal berbelanja dan mencari barang-barang yang diperlukan tidak lepas dari pengaruh media online. Belum lagi aplikasi-aplikasi mobile yang kian berkembang turut mendukung pula gaya hidup dengan media online. Lingkungan bisnis dan strategi pemasaran mau tidak mau harus memanfatkan media online. Perubahan atau saling melengkapi antara strategi pemasaran online dan offline memiliki peran yang cukup significant bagi bisnis.

Jumlah pengguna Internet yang semakin besar memberikan peluang besar bagi pelaku bisnis untuk menjaring pelanggan melalui media online. Pilihan media online sebagai sarana pemasaran memiliki beberapa keunggulan diantaranya biaya yang murah dan jangkauan yang sangat luas.
Namun demikian strategi pemasaran melalui media online ini tidak serta merta memberikan hasil yang efektif. Perlu dilakukan dengan sunggguh-sungguh dan evaluasi secara terukur terhadap hasilnya.
Beberapa strategi pemasaran online yang bisa dilakukan adalah melalui email, forum dan website sendiri. Bisnis online melalui media website harus diperhatikan detail informasi produk atau layanan yang ditawarkan. Selain itu desain harus menarik dan mudah dalam navigasinya. Dalam hal pembayaran harus disesuaikan dengan karakter masyararakat Indonesia yaitu cash on delivery dan transfer.
Selain hal-hal di atas dalam bisnis online, faktor kepercayaan dan keyakinan pembeli sangat diperlukan. Mengingat dalam bisnis online antara penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung. Juga barang yang dijual belum dilihat secara langsung oleh pembeli. Untuk mendukung hal ini perlu dicantumkan contact support seperti nama, alamat, email, yahoo messenger, telepon dan lain-lain. Ini penting jika ada hal-hal yang perlu diperjelas dari katalog web yang ada.
Hal penting lagi yang perlu diperhatikan adalah kesederhanaan proses transaksi. Pembeli melalui internet cenderung tidak suka pada hal yang berbelit-belit dan repot. Buatlah seluruh proses sesederhana mungkin.
Mengubah strategi pemasaran melalui media online pada intinya adalah menyederhanakan proses dan membuat proses transaksi bisnis menjadi lebih efisien. Maka dalam beralih pada media online buatlah segalanya menjadi lebih mudah.
 
Sumber:
http://wanitawirausaha.femina.co.id/WebForm/contentDetail.aspx?MC=001&SMC=004&AR=11
READ MORE - Mengubah Strategi Pemasaran Melalui Media Online

Saturday, August 6, 2011

Social Media Meningkatkan Pemasaran Usaha Kecil

Social Media seperti Facebook, Twitter dan lain-lain menjadi media paling fenomenal saat ini. Jangkauan pengguna media ini meliputi banyak segmen kehidupan masyarakat. Keuntungan bisnis social media tidak hanya dinikmati oleh pengelolanya namun dirasakan oleh banyak pengguna. Dari mulai keuntungan yang sifatnya sekedar bertemu dengan kawan-kawan lama hingga melejitnya bisnis gara-gara memanfatkan media yang satu ini. Dalam dunia bisnis tidak hanya perusahaan besar saja yang menikmati manisnya social media, bisnis usaha kecil (UKM) banyak diuntungkan karena bisa memanfaatkan social media.

Salah satu pelaku bisnis online yang berjualan produk dari kain perca menuturkan, pemesanan melalui facebook jauh lebih banyak dibandingkan melalui meski toko online yang telah lebih dulu dirintisnya. Sumbangan social media bagi pemasaran produk usaha kecil cukup besar.
Media social menawarkan suasana emosional antara pembeli dan penjual. Tidak hanya informasi yang diperoleh secara lengkap namun juga terjalin kepercayaan yang cukup kuat.
Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa social media telah meningkatkan kinerja dari bisnis dan 90 persen responden menganggap social media penting untuk bisnis mereka. Manfaat utama yang diperoleh dari social media adalah brand awareness.
Dari penelitian tersebut , manfaat lain yang diperoleh responden  dari social media bagi UKM adalah:
  • Meningkatkan Traffic – 72 persen
  • Peningkatan Pencarian Peringkat – 62 persen
  • Kemitraan Baru – 59 persen
  • Peningkatan Penjualan – 48 persen
  • Pengurangan Biaya Pemasaran – 59 persen untuk wiraswasta persen, 58 untuk UKM
  • Dua kali lebih mungkin untuk menemukan prospek yang berkualitas
Melalui media sosial dan alat seperti Twitter, Facebook dan blogging dia mampu menjangkau dan membangun kesadaran tidak seperti sebelumnya.
Meski social media menjadi wahana untuk meningkatkan pemasaran usaha kecil, ada prasarat yang harus dipenuhi bagi marketing. Setiap marketing harus selalu intensif melakukan monitoring aktivitas di social media. Tidak mengenal waktu dan jam kerja. Kehidupan social media selalu up to date. Maka anda harus stand by di social media jika ingin sukses.
READ MORE - Social Media Meningkatkan Pemasaran Usaha Kecil

Friday, August 5, 2011

Solusi IT Bagi UKM Dari Telkom

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk melalui Divisi Business Services optimistis mampu mendorong performa usaha kecil dan menengah dan koperasi jika dapat memaksimalkan solusi teknologi informasi (TI). “Kami memiliki solusi TI berbasis komunitas. Jadi, setiap kebutuhan komunitas UKM dan Koperasi dapat dipenuhi dengan sumber daya yang dimiliki Telkom,” kata Executive General Manager Divisi Business Services (DBS) Telkom Slamet Riyadi, di sela seminar “Indonesian Cloud Forum: Welcoming the Cloud Era,” di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, beberapa solusi TI yang ditawarkan DBS kepada kalangan usaha tersebut meliputi e-Toko, e-Koperasi, e-Sekolah, e-Apotik, e-Radio, e-Puskesmas, e-Campus (SIA), dan e-Bengkel.
“Kami membagi segmen usaha ini berbasis manufaktur, services, dan trading,” ujar Slamet.
Sementara untuk kalangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Telkom menyediakan solusi “BPR Satu” yakni solusi terpadu aplikasi inti perbankan (core banking) yang dipadukan dan dilengkapi dengan Customer Relationship Management (CRM) dan infrastruktur, secara resource sharing berdasarkan konsep Software as a Service.
DBS juga menyediakan Virtual Private Server (VPS) yang diberikan merek Telkom VPS.
“Saat ini kami memiliki 155.000 pelanggan dari kalangan UKM, koperasi, dan BPR ini. Kita targetkan pada tahun ini dari penyediaan solusi TI untuk segmen usaha ini bisa memasukkan omset ke perseroan sekitar Rp2,3 triliun,” ujar Slamet.
Ia berpendapat, pasar solusi TI untuk segmen usaha kecil dan menengah (UKM) dalam kurun waktu empat tahun ke depan diperkirakan tumbuh 60,3 persen menjadi Rp18,6 triliun dengan rata-rata pertumbuhan per tahun 12,83 persen dari nilai Rp11,6 triliun sejak 2010.

UKM Melek IT

Dengan solusi yang ditawarkan Telkom, kami perkirakan nilai bisnis TI dari kalangan UKM dan koperasi tahun 2011 ini sudah bisa tumbuh 10,9 persen menjadi Rp12,87 triliun.
Masih menurutnya, pemicu besarnya nilai bisnis itu karena komunitas usaha yang melek TI sedang tumbuh dan membutuhkan solusi serta mobilitas untuk menunjang kelancaran bisnis.
“Pasar ini belum ada yang diseriusi oleh pemain lokal. Telkom sebagai operator kelas dunia ingin melayani segmen ini melalui divisi DBS, tidak hanya untuk memberikan solusi TI, tetapi membantu masyarakat memberdayakan ekonominya,” katanya.
DBS sendiri mulai dibentuk tahun 2010 khusus oleh Telkom untuk melayani pelanggan bisnis yang sebagian besar merupakan segmen pengusaha UKM.
Pada segmen ini, Telkom akan menawarkan beragam solusi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan bisnis melalui penerapan TI yang tepat, sehingga TI bisa menjadi bisnis enabler.
 
Sumber:
http://antaranews.com/berita/260235/telkom-terus-kembangkan-solusi-bagi-ukm
READ MORE - Solusi IT Bagi UKM Dari Telkom

Thursday, August 4, 2011

Ecomerce Bagi Usaha Kecil Dan Menengah

Ecomerce mungkin bisa menjadi salah satu alternatif bagi Usaha Kecil dan Menengah dalam memasarkan produknya. Bagaimanapun juga Ecomerce bukanlah untuk menggantikan proses bisnis yang sudah berlangsung secara konvensional, tetapi sebagai pelengkap bisnis usaha kecil. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan mengapa ukm penting memanfaatkan ecomerce, yang pertama adalah publikasi, publikasi online relatif lebih murah dibandingkan dengan publikasi melalui media lain. Tinggal bagaimana menjadikannya efektif, dan juga tergantung segmen pasar yang dibidik. Publikasi online yang sukses mampu mendorong customer melakukan transaksi online. Jika kedua hal tersebut bisa tercapai tentu tinggal memanage alur bisnis usaha kecil melalui media online.

Akan tetapi tidak sedikit pelaku E-comerce di Indonesia yang awalnya cukup sukses kemudian surut atau bahkan lebih banyak yang belum sempat sukses dan akhirnya hilang tidak berbekas. Ada sebuah penelitian dan analis yang cukup menarik mengenai pelaku E-comerce di Indonesia yang bisa dijadikan pelajaran sebelum pelaku usaha kecil dan menengah melangkah ke E-comerce. Tulisan ini dikutip dari tulisan “Menyibak Kinerja Pemain E-Commerce Lokal” oleh Sudarmadi yang dipublikasikan di Swa online.
Di tengah gagalnya banyak situs e-commerce, beberapa pemain e-commerce lokal mampu bertahan, bahkan ada yang tetap profitable. Seperti apa model bisnis dan strategi bertahan mereka?
Dua bulan lalu Erman Harianja sempat bertanya-tanya soal keberadaan situs online travel lokal, Travoo.com. Ia hendak menyiapkan acara liburan panjang saat Lebaran lalu. Tiga tahun sebelumnya ia sempat memakai jasa perusahaan online itu untuk mengurus perjalanan wisatanya. Kini ketika mencoba browsing ke situs itu, hanya muncul tulisan “This site is under construction”. “Kayaknya sudah tutup,” begitu Erman menduga.
Dugaan Erman tak salah. Travoo.com, salah satu situs penyedia jasa online travel yang sempat sangat poluler di awal kelahirannya beberapa tahun lalu, hanyalah satu dari ratusan atau mungkin ribuan situs e-commerce lokal yang akhirnya harus menutup cerita. Sebagian besar mereka memang berusaha realistis, tak mungkin hidup berdasarkan harapan bahwa ke depan bisnis online akan ngetren dan menjadi salah satu media transaksi penting. Buktinya, setelah menunggu beberapa tahun, revenue yang dihasilkan situs-situs e-commerce itu tak kunjung menutup ongkos operasional, misalnya untuk kebutuhan koneksi, hosting serta gaji pegawai. Dengan alasan tak ingin lama berdarah-darah, para pemilik situs e-commerce lokal memilih cabut dari bisnis online ini. Atau, tak sedikit juga pengelolanya kembali ke jalur profesional di perusahaan brick & mortar (non-online). Itulah kenyataan yang terjadi pada kebanyakan situs e-commerce lokal (situs-situs lokal yang masih aktif dan non-aktif bisa dilihat di Tabel).
Namun, tak semua situs e-commerce lokal telah tamat riwayatnya. Ada beberapa pemain yang masih bertahan dan mampu menggaet pendapatan yang bisa menghidupi. Boleh dibilang, mereka yang saat ini masih bertahan adalah yang sukses dalam proses seleksi alami. Hanya saja, perjalanan yang mereka lewati juga tak bisa dikatakan tanpa pertaruhan yang menegangkan. Dari pengamatan SWA, beberapa di antara mereka bahkan bisa bertahan karena mengadaptasi strategi baru sesuai dengan realitas yang mereka hadapi.
Sebut saja, Glodokshop.com, Bhinneka.com, Indo.com dan e-Samuel.com. Bila diamati, situs e-commerce — bentuk dan jenis barang yang diperdagangkan bisa bermacam-macam — lokal yang bisa bertahan hanyalah yang benar-benar ditopang model bisnis yang jelas dengan potensi pasar yang benar-benar riil.
Indo.com contohnya. Sejak awal situs ini didesain sebagai portal untuk reservasi perjalanan secara online, khususnya reservasi hotel. Berbeda dari portal sejenis lainnya, Indo.com tak membidik wisatawan lokal yang hendak ke luar negeri atau booking hotel di luar negeri, tapi fokus membidik wisatawan yang hendak datang ke Indonesia (inbound tourism) atau booking hotel di Indonesia, khususnya di Bali. “Dari dulu fokus kami wisatawan inbound,” ujar Eka Ginting, pendiri dan CEO Indo.com.
Dengan model bisnis seperti ini, wajar jika Indo.com tak terlalu dipusingkan dengan lambatnya tingkat penetrasi Internet di Indonesia yang menjadi penyebab klasik kegagalan perusahaan e-commerce lokal. Maklum, yang lebih disasar Indo.com adalah pengguna Internet di luar negeri yang umumnya sudah tak asing dengan Internet. Lebih-lebih, tambah Eka, pengelola hotel di Bali dan kota-kota besar di Indonesia rata-rata tak sulit diajak bekerja sama membangun sistem reservasi hotel secara online bersama melalui Web Indo.com. Terbukti, hingga saat ini 400-an pengelola hotel di Indonesia — khususnya hotel di Bali, Lombok dan Yogyakarta — mempercayakan pengelolaan reservasi online-nya pada Indo.com. Pendapatan Indo.com diperoleh dari fee yang diberikan pengelola hotel jika proses reservasinya melalui situs ini.
Eka menjelaskan, saat ini kinerja bisnis e-commerce-nya masih cukup bagus. Dari sisi jumlah pengakses, misalnya, tiap bulan rata-rata situs Indo.com diakses 500 ribu orang, sementara situs Paketrupiah.com lebih dikhususkan untuk wisatawan lokal — yang juga miliknya diakses 50 ribu orang. Namun, ia mengakui, setelah terjadi tragedi Bom Bali I 2002, bisnis Indo.com benar-benar anjlok. “Kami drop 90% alias tinggal 10% karena wisatawan asing takut ke Indonesia,” kata Eka yang pernah berkarier sebagai konsultan di McKinsey. Tahun 2003 proses pulihnya agak lambat karena masih didera isu SARS dan Perang Irak. Nah, bisnis Indo.com mulai mendapatkan momentum untuk melejit lagi tahun 2004. “Tahun 2004 kami happy sekali dan semua unit bisnis profitable,” ujarnya mengklaim.
Tak mengherankan, tahun 2005 tim Eka berharap kinerjanya meningkat lagi. Selain itu, juga ada harapan bahwa wisatawan asing yang lama tak mengunjungi Bali akan kembali datang tahun ini. Bahkan, umumnya kalangan pengelola wisata di Bali pun yakin bahwa kunjungan wisatawan asing ke Bali akan naik sekitar 300% dibandingkan dengan tahun 2004. Harapan itu sebenarnya bukanlah mimpi kosong. Terbukti tahun 2005 Indo.com masih tumbuh lebih baik daripada 2004. “Tapi, pertumbuhannya memang tak semencengangkan yang diharapkan banyak orang. Tak sampai ratusan persen,” kata Eka.
Malang tak bisa ditolak. Tragedi Bom Bali II yang baru saja terjadi mengurangi jumlah wisatawan yang booking secara online melalui Indo.com. “Jelas berpengaruh walaupun tak separah Bom Bali I,” ujar Eka. Ia memaparkan, sebelum Bom Bali II, sejumlah hotel besar di Bali yang menjadi mitra Indo.com punya tingkat hunian 90% lebih. Namun setelah kejadian, hanya di bawah 60%. Nasih lebih mujur dialami hotel-hotel melati yang tingkat huniannya tetap bagus. Dari sejumlah wisatawan yang menggunakan jasa Indo.com, sesaat setelah kejadian Bom Bali II ada 10% yang mempersingkat kunjungan, yang sudah booking tapi kemudian membatalkan sekitar 20%, dan jumlah forward booking turun 24%.
Walau demikian, Eka sangat yakin, ke depan bisnis e-commerce-nya mampu bertahan. Alasannya, kinerja dari tahun 2003 ke 2004 bisa naik dua kali lipat. “Kami yakin sekali, bila tak ada kejadian yang aneh-aneh seperti bom, bisnis ini sudah tumbuh sustainable dan profitable. Kami sudah bisa hidup dari sini,” ujar Eka sembari mengatakan, bisnis portal e-commerce-nya merupakan bisnis yang sudah jadi, apalagi merek Indo.com diklaimnya cukup kuat. Karena itu, Eka yang kini memperkerjakan 40 orang berharap agar tak terjadi lagi musibah seperti bom yang bisa mengacaukan minat wisatawan asing datang ke Tanah Air, khususnya Bali.
Hanya saja, diakui Eka, Indo.com pun pernah mengalami masa sulit hingga perlu melakukan efisiensi dengan rasionalisasi karyawan dan pemindahan kantor ke lokasi yang tarif sewanya lebih murah. Langkah ini dilakukan khususnya setelah Bom Bali I, yang memang memukul telak para pemain industri wisata.
Sementara Indo.com termasuk situs e-commerce yang mampu tetap hidup di bisnis travel online, di bisnis online stock trading, pemain yang cukup eksis ialah e-Samuel.com. Situs ini go online sejak 2002 dengan positioning menjadi mediasi untuk transaksi penjualan saham melalui Internet (online). e-Samuel, tak lain, merupakan anak usaha Samuel Sekuritas yang merupakan salah satu perusahaan broker saham yang punya nama di Indonesia. Seperti broker saham umumnya, dilihat dari model bisnisnya, penghasilan e-Samuel.com juga didapat dari fee yang ditarik dari investor yang melakukan transaksi saham (baik jual maupun beli) melalui situsnya ini.
Hingga kini bisnis penjualan saham melalui media online di e-Samuel.com tetap bertahan. Mereka bisa bertahan karena melakukan sejumlah perubahan strategi juga. “Dulu kami besar, dilihat dari kuantitas pemakai transaksi online. Sekarang fokus kami bukan semata-mata banyaknya pemakai, namun besarnya nilai transaksi per masing-masing member kami,” Ikhwan Martias, pengelola yang juga Direktur e-Samuel.com, menjelaskan. Jadi, pihaknya tak semata-mata fokus pada besarnya customer base.
Tak mengherankan, awalnya, persyaratan menjadi anggota begitu dipermudah dan sejumlah layanan di e-Samuel digratiskan. Kini cara itu tak ditempuh lagi. Strategi itu, dinilai Ikhwan, tak menguntungkan. Maklum, setelah dicermati, untuk melayani customer base yang besar butuh sumber daya yang juga besar untuk mem-back up layanan online itu. Sementara dilihat besarnya revenue yang dihasilkan masing-masing pelanggan online, tak semuanya memadai. “Kalau kami ikuti arus pasar waktu itu, bisnis online kami menjadi terlalu berciri ritel. Di situ back office kami belum cukup siap,” katanya.
Dengan alasan itu, tak mengagetkan, beberapa layanan kemudian digabung dan disederhanakan. “Awalnya, kami punya sekitar 10 layanan online. Sekarang tinggal tiga layanan,” tutur Ikhwan sembari merinci ketiga layanan itu: online trading, online info dan online stock tournament. Kini, setelah tiga tahun berjalan, media transaksi saham milik e-Samuel terus dimanfaatkan investor. “Dalam sehari rata-rata ada 500-1.000 order transaksi saham melalui e-Samuel.com,” ujarnya. Ia menambahkan, tahun lalu perusahaannya menerima penghargaan sebagai perusahaan bursa yang mempunyai sistem teknologi terbaik.
Soal besarnya nilai transaksi harian yang melalui e-Samuel.com, Ikhwan mengaku tak bisa memastikan. “Keaktifannya sangat tergantung (pada) sentimen bursa secara umum,” ujarnya. Namun, kalau dirata-rata, tiap bulan nilai transaksi saham melalui e-Samuel.com sekitar Rp 30 miliar. Memang, jumlah yang tak kecil. “Dulu basis pelanggan kami banyak, tapi nilai transaksinya tak sebesar itu. Setelah kami fokus di volume, revenue bulanan jadi lebih besar.”
Selama ini, menurut Ikhwan, ada dua jenis pelanggan e-Samuel. Pertama, mereka yang menjadi anggota Samuel Sekuritas karena memang otomatis diberi account untuk bertransaksi secara online. Kedua, non-anggota yang tertarik memanfaatkan layanan e-Samuel.com. Anggota jenis kedua ini ditarik uang pendaftaran dengan nilai tertentu, sedangkan anggota jenis pertama dibebaskan dari biaya registrasi.
Bila dipetakan, selama ini pengguna situs e-Samuel.com ialah kalangan investor usia 30-50 tahun. “Investor yang usianya sudah tua umumnya tak terlalu mengerti Internet, sementara yang berusia di bawah 30 tahun memang mahir Internet namun tak punya duit banyak untuk main saham,” paparnya. Dilihat latar belakangnya, pelanggan layanan online ini kebanyakan nasabah individual dari sektor keuangan (finansial), telekomunikasi dan TI. Sementara itu, pelanggan korporat kebanyakan perusahaan luar negeri atau lembaga dana pensiun dalam negeri.
Ikhwan optimistis, bisnis penjualan saham online ini berprospek cerah. Alasannya, situasi bursa saham Jakarta membaik dalam beberapa tahun terakhir. “Bursa kita terbaik di regional tahun lalu. Ke depan, saya tetap optimistis, bursa saham kita masih termasuk salah satu terbaik di regional,” ujarnya. Untuk itu, pihaknya mengembangkan berbagai upaya pemasaran. Khususnya, mencari mitra distribusi atau jalur baru untuk memperluas pasar secara elektronik. Misalnya, bekerja sama dengan kalangan perbankan, dengan memberikan alternatif investasi buat penggunaan layanan private banking dan consumer banking.

Sumber:
Menyibak Kinerja Pemain E-Commerce Lokal,oleh Sudarmadi, Swa online.
READ MORE - Ecomerce Bagi Usaha Kecil Dan Menengah

Wednesday, August 3, 2011

Peran Strategis Teknologi IT Bagi Pengembangan UKM

Bisnis Usaha Kecil dan Menengah seringkali mengalami ketertinggalan dalam mengadopsi Teknologi Informasi di dalam bisnisnya. Perusahaan-perusahaan besar senantiasa memiliki kepedulian terhadap penggunaan teknologi baru untuk menunjang bisnisnya. Ada beberapa pemikiran mengapa Usaha kecil dan Menengah (UKM) belum mengadopsi Teknologi IT (Information echnology), antara lain belum merasa butuh, biaya tinggi, rumit sampai masalah ketidaktahuan mengenai teknologi itu sendiri.

Pada dasarnya IT berfungsi untuk memudahkan pemakainya entah dalam bidang apapun termasuk bisnis usaha kecil dan menengah. Maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menghilangkan anggapan bahwa IT adalah sesuatu yang rumit dan mahal, sebaliknya cobalah untuk berpikir bahwa IT justru merupakan suatu alat yang dapat menjadi kepanjangan tangan kita dalam menjalankan usaha.
Fakta pemanfaatan TI seluruh dunia telah merambah dalam berbagai bidang, apabila kita ragu untuk menggunakannya akan sulit bagi kita untuk mengikuti percepatan jaman.
Untuk memenangkan persaingan, UKM juga harus berkembang sesuai dengan jaman. Bekerja dengan bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat mendongkrak kinerja sehingga menjadi lebih efektif dan efisien. Jadi meskipun ada sedikit perbedaan cost dengan sistem tradisional, UKM dapat menikmati fasilitas dari ICT yang akan memberikan return yang sepadan.
Teknologi Informasi yang dibutuhkan oleh UKM tidak saja yang berhubungan dengan produksi atau pemberian jasa. Tetapi juga dalam operasional perusahaan sehari-hari. Perkembangan dunia teknologi sangat cepat, apabila kita tidak mampu mengikutinya maka perusahaan akan sangat jauh ketinggalan. Melakukan segala sesuatunya secara manual akan sangat merepotkan bagi pengusaha dan akan menghambat proses produksi serta pemasaran perusahaan.
Apabila perusahaan kita memang tidak bisa untuk membeli perangkat teknologi, termasuk software, pada saat ini bahkan telah banyak yang menyediakan software free access. Beberapa dapat diakses di internet dan bisa di download dengan mudah untuk kemudian diaplikasikan pada operasional usaha.
Jadi, para pengusaha UKM pada saat ini bahkan sudah dapat mengurangi kekhawatirannya terhadap kenaikan cost yang terjadi apabila perusahaannya menerapkan ICT yang tepat. Sebaliknya, kegiatan produksi dapat menjadi sangat efektif dan dengan sendirinya akan meningkatkan kualitas perusahaan pengguna.
Dengan IT kita akan lebih siap untuk bersaing tidak hanya di dalam negeri tetapi juga dengan produk-produk luar negeri. Kita dapat bersaing dari segi kualitas, pengemasan, pemasaran dan kecepatan operasi perusahaan.
Sebenarnya produk UKM dalam negeri banyak yang memiliki kualitas sama bagusnya dengan produk luar, atau bahkan lebih baik lagi. Namun produk luar seringkali unggul dalam teknologi, baik dalam teknologi produksi, pengemasan maupun pemasarannya. Padahal di negara kita yang kaya akan sumberdaya alam kita mempunyai banyak kesempatan untuk memasarkan berbagai produk yang tidak kalah beragamnya dengan negara lain. Bayangkan apabila sumberdaya ini diolah dengan teknologi yang tepat tentu akan menjadi sumber devisa yang sangat menggiurkan.
Para pengusaha UKM harus mau berkreasi kreatif dengan produknya supaya mampu menarik perhatian konsumen. Ingatlah bahwa sebagian besar konsumen pertama akan melihat kemasan produk kita pada saat mereka memilih. Kualitas produk juga memerankan peranan yang sangat penting selain kemasan, namun pada jaman sekarang ini bukanlah saat yang tepat untuk hanya memilki kualitas yang baik. Pada saat ini, produknya harus memiliki keduanya. Kualitas yang baik dan juga kemasan yang menarik.
Internet dapat membantu mengemas produk UKM sehingga terlihat menarik bagi para calon pembelinya. Pada jaman pasar global seperti saat ini kita dapat menfaatkan jasa toko online untuk terjun lebih dalam pada persaingan pasar dengan produk luar. Kita boleh mencontoh gaya promosi produk-produk saingan dari luar sudah banyak yang membanjiri situs-situs internet . Bayangkan berapa juta konsumen di seluruh dunia yang dapat kita jangkau apabila kita menggunakan toko online, kemudian bandingkan dengan cara pemasaran tradisional.
Apabila kita masih tidak mempunyai keterampilan atau pun untuk membuat, mengolah serta memutakhirkan sendiri situs toko online, saat ini sudah banyak tersedia langganan keanggotaan toko on-line yang dapat dimanfaatkan. Hanya beberapa menit setelah mendaftar, pengguna akan mendapatkan panduan yang terotomatisasi (wizard) untuk mendapatkan online store-nya. Bahkan ada beberapa yang tidak menarik biaya pendaftaran dan hanya dan menarik biaya berlangganan yang relatif murah.
Ada berbagai macam perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi yang bisa dimanfaatkan oleh UKM. Seperti telah disebutkan di atas, untuk menghindari penghamburan biaya untuk perangkat-perangkat yang tidak krusial sebaiknya manajemen UKM yang memilih untuk menggunakan IT harus pandai-pandai memilih mana yang dapat membantu oprasional perusahaan secara optimal.

Sumber:
www.freewebs.com/papermti/Makalah%20Soal%201.doc
READ MORE - Peran Strategis Teknologi IT Bagi Pengembangan UKM

Tuesday, August 2, 2011

Cloud Computing Solusi TI Bagi UKM

Adopsi Teknologi IT di kalangan Usaha Kecil Dan menengah (UKM) memang terhitung masih cukup rendah. Di lain sisi penggunaan Teknologi IT dipandang memiliki peranan yang cukup besar bagi perkembangan UKM. Dengan memanfaatkan TI, UKM bisa menyamai akselerasi pertumbuhan usaha skala besar. Namun di sisi yang lain investasi di bidang IT bagi UKM memang terasa sangat berat, karena memerlukan biaya dan tenaga ahli bidang IT yang cukup mahal. Untuk membeli hardware sebagai pendukung penerapan TI bagi UKM saja sudah cukup besar, belum lagi software, aplikasi dan lain sebagainya.

Bagi kalangan UKM yang sudah mulai melirik TI masih saja ada kekhawatiran misalnya saja seperti belum tersedianya sumber daya yang mencukupi untuk membeli, memelihara serta mengamankan sistem informasi mereka sendiri. Investasi besar inilah yang masih menjadi momok bagi sebagian besar pelaku UKM untuk mau mengaplikasikan Teknologi Informasi bagi pengembangan bisnisnya.
Solusi murah dan efisien penerapan IT bagi UKM yang saat ini berkembang adalah Cloud Computing. Seberapa mahal layanan ini? Untuk skala bisnis, layanan cloud computing terbilang cukup murah karena layanan ini menggunakan mekanisme economies of scale, “Semakin banyak yang ikut menggunakan, semakin baik”. Telkom misalnya, dengan 4-5juta per bulan para pelaku UKM sudah dapat menikmati layanan yang mereka tawarkan, meliputi Infrastructure as a Service (IAAS), Platform as a Service (PAAS), hingga Software as a Service (SAAS).
Sebagai gambaran, beberapa contoh aplikasi cloud computing berbasis platform as as services (PAAS) di antaranya e-UKM, aplikasi untuk BPR (Bank Perkreditan Rakyat), aplikasi untuk pengelolaan koperasi, pendidikan, dan lainnya.
Solusi teknologi bagi pengembangan UKM sudah tersedia, potensi dan peluang juga mengunggu untuk di petik. Tinggal kita sendiri mau bergerak atau tidak, mengembangkan usaha yang kita miliki agar menjadi lebih besar dan bermanfaat bagi banyak orang. Edukasi dan sosialisai tentang pemanfaatan ICT juga harus terus dilakukan pemerintah, provider serta semua pihak yang concern dengan pengembangan UKM di Indonesia. Para penyedia layanan cloud computing bagi UKM juga memiliki pekerjaan rumah untuk dapat menghadirkan layanan yang berkualita serta secure melindungi data-data pelangganya.

Sumber:
http://brightcamp.net/cloud-computing-solusi-ict-yang-efektif-dan-efisien-bagi-pembangunan-ukm-di-indonesia/
READ MORE - Cloud Computing Solusi TI Bagi UKM

Saturday, July 9, 2011

Ponsel Berbaterai Paling Tahan Lama Di Dunia


Rata-rata ponsel yang ada setidaknya butuh pengisian ulang baterai tiap hari. Kini produsen ponsel berhasil membuat ponsel yang tahan hingga dua bulan. Seperti apa?

Bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan sering bepergian jauh, termasuk hiking dan berkemah, pasti membutuhkan ponsel yang memiliki daya tahan lama. Karenanya, Philips membuat ponsel yang memiliki daya tahan baterai hingga dua bulan.

Presiden Direktur Philips Mobile Phone Surianda mengklaim, ponsel ini berhasil memecahkan rekor Guinness World of Record (GWR) dalam hal ketahanan baterai saat di Hotel JW Marriot, Rabu (27/4).
Di saat bersamaan, Surianda secara resmi merilis ponsel barunya, F322 dan X513 yang sama-sama dilengkapi kamera 2MP. Baterai pada F322 memiliki ukuran 1.000 mAh yang mampu bertahan hingga satu bulan dalam kondisi standby dan delapan jam untuk kondisi berbicara.

Sedangkan X513 memiliki ukuran 2.000 mAh yang mampu bertahan hingga dua bulan dalam kondisi standby dan 16 jam untuk waktu berbicara. Kedua ponsel ini dihargai Rp1,1 juta dan Rp1,55 juta. [via]
READ MORE - Ponsel Berbaterai Paling Tahan Lama Di Dunia

Wednesday, July 6, 2011

Kode-Kode Rahasia Hand Phone (HP)

1. KODE-KODE RAHASIA HP GSM

Kode Rahasia Symbian
*#06# Melihat IMEI
*#0000# Melihat Versi sofware
*#9999# Melihat Versi sofware
*#7370# Soft Reset
Untuk Hard reset: Tekan Tombol hijau, 3 dan * ditekan bersamaan, tekan tombol power. Password standar 12345
*#92702689# Melihat info tanggal perbaikan

Kode Rahasia Java
*#7380# Reset atau Restore Factory Setting Nokia seri 40
*#7370# Reset atau Restore Factory Setting Nokia seri 60
*3370# Untuk restart ponsel Nokia 3310
*#7220# Mengaktifkan GPRS PCCCH
*#3925538# Menghapus Wallet di ponsel Nokia 6610,63101, data Wallet terhapus semua
*#67705646# Menghapus operator logo di ponsel Nokia 3310 & 3330
Operator GSM
Selain kode rahasia yang ada di ponsel, operator GSM juga memiliki kode rahasia untuk layanan yang diberikan pada pelanggan.
Call Diverting/ Call Forward/ Pengalihan Semua
* * 21* NUMBER # [SEND] Mengaktifkan
# # 21 # [SEND] Membatalkan
* # 21 # [SEND] Melihat status
Call Diverting/ Call Forward/ Pengalihan bila tak ada jawaban
* * 61 * NUMBER # [SEND] Mengaktifkan
# # 61 # [SEND] Membatalkan
* # 61 # [SEND] Melihat status
Call Diverting/ Call Forward/ Pengalihan bila dilu-ar jangkauan
* * 62 * NUMBER # [SEND] Mengaktifkan
# # 62 # [SEND] Membatalkan
* # 62 # [SEND] Melihat status
Call Diverting/ Call Forward/ Pengalihan bila sibuk
* * 67 * NUMBER # [SEND] Mengaktifkan
# # 67 # [SEND] Membatalkan
* # 67 # [SEND] Melihat status
# # 002 # [SEND] Membatalkan semua pengali-han
Diverting Data/ Forward Data/ Pengalihan semua data
* * 21 * NUMBER * 25 # [SEND] Mengaktifkan
# # 21 # * 25 [SEND] Membatalkan
* # 21 # * 25 # [SEND] Melihat status

Sony Ericsson
IMEI: *#06#
Firmware Version: >*<<*<* Service Menu : >*<<*<*> atau >*<<*<*>
Akses ponsel tanpa SIM card: **04*0000*0000*0000#
Reset English Menu: *#0000#

Nokia E61
Tahan # Berganti profile dan mode diam.
Tombol fungsi biru + Ctrl Mengaktifkan Bluetooth
Tombol fungsi biru + Chr Mengaktifkan IR
Ctrl + C Copy
Ctrl + X Cut
Ctrl + V Paste
Ctrl + Joystick Down Page Down (turun satu halaman)
Ctrl + Joystick Up Page Up (naik satu halaman)
Shift + Joystick Left or Right Menyorot satu lurus
Shift + Ctrl + Joystick Left or Right Menyorot satu kata
Ctrl + Joystick Left or Right Menggerakkan cursor diantara kata
*#2820# Melihat alamat Bluetooth
*#62209526# Melihat alamat adapter WLAN MAC
*#92702689# Melihat usia ponsel

Nokia E65
*#92702689# *#warOanty# Melihat IMEI. Tanggal pembelian, tanggal servis
*4720# (*hraO#) Mengaktifkan Half Rate
#4720# (#hraO#) Menon-aktifkan Half Rate
*3370# (*efrO#) Mengaktifkan Enhanced Full Rate
#3370# (#efrO#) Menon-aktifkan Enhanced Full Rate
*#746085685# (*#simOclock#) Melihat sta¬tus SIM lock
*#7220# (*#pcaO#) Mengaktifkan Half Rate
*#7230# (*#pcdO#) Menon-aktifkan Half Rate
*#7760# (*#ssnO#) Mengaktifkan Enhanced Full Rate
*#2820# (*#btaO#) Menon-aktifkan Enhanced Full Rate
*#7370925538# (*#resOwallet#) Melihat status SIM lock

Nokia E70
*#btaO# Melihat alamat Bluetooth
*#macOwlan# Melihat alamat adapter WLAN MAC
*#oprOlogo# Menghilangkan logo operator
*#pcaO# Mengaktifkan logo operator
*#pcdO# Menon-aktifkan GPRS dan dukungan Packet common control channel (PCCCH)
*#simOclock# Melihat status SIM clock
*#170602112302# Melihat versi software
*#warOanty# Melihat kode garansi
#pw+1234567890+n#
n = 1 Menampilkan status provider lock
n = 2 Menampilkan status network lock
n = 3 Menampilkan status country lock
n = 4 Menampilkan status SIM lock

Nokia N80
*#92702689* *#warOanty# Melihat IMEI. Tanggal pembelian, tanggal servis
*4720# (*hraO#) Mengaktifkan Half Rate
#4720* (#hraO#) Menon-aktifkan Half Rate
*3370# (*efrO#) Mengaktifkan Enhanced Full Rate
#3370* (#efrO#) Menon-aktifkan Enhanced Full Rate
*#746085685* (*#simOclock#) Melihat status SIM lock
*#7220# (*#pcaO#) Mengaktifkan dukungan GPRS dan Packet Common Control Channel (PCCCH)
*#7230#. (*#pcdO#) Menon-aktifkan dukun¬gan GPRS and Packet common control channel (PCCCH)
*#7760# (*#ssnO#) Melihat nomor seri pabrikasi
*#2820# (*#btaO#) Melihat alamat Bluetooth MAC
*#7370925538*. (*#resOwallet#) Reset the Mobile Wallet

Nokia N91
*#06# Melihat IMEI.Tanggal pembelian, tanggal servis
*#0000# Menampilkan versi firmware dan tanggal
*#btaO# Melihat alamat Bluetooth MAC
*#oprOlogo# Menghilangkan logo operator
*#pcaO# Mengaktifkan dukungan GPRS PCCCH
*#pcdO# Menon-aktifkan dukungan GPRS PCCCH
*#resOwallet# Reset the mobile wallet
*#simOclock# Menampilkan status SIM clock
*#ssnO# Menampilkan nomor seri pabrikasi
*#warOanty# Menampilkan garansi dan servis
*efrO# Mengaktifkan encoding EFR
#efrO# Menon-aktifkan encoding EFR
*hraO# Mengaktifkan encoding HR
#hraO# Menon-aktifkan encoding HR
#pw+1234567890+n#
n = 1 Menampilkan status provider lock
n = 2 Menampilkan status network lock
n = 3 Menampilkan status country lock
n = 4 Menampilkan status SIM lock

Nokia N93
*#92702689* *#warOanty# Melihat IMEI. Tanggal pembelian, tanggal servis
*4720# (*hraO#) Mengaktifkan Half Rate
#4720#* (#hraO#) Menon-aktifkan Half Rate
*#3370# (*efrO#) Mengaktifkan Enhanced Full Rate
*#746085685* (*#simOclock#) Melihat status SIM lock
*#7220# (*#pcaO#) Mengaktifkan dukungan GPRS dan Packet Common Control Channel (PCCCH)
*#7230# (*#pcdO#) Menon-aktifkan dukung¬an GPRS and Packet common control channel (PCCCH)
*#7760# (*#ssnO#) Melihat nomor seri pabrikasi
*#2820# (*#btaO#) Melihat alamat Bluetooth MAC
*#7370925538# (*#resOwallet#) Reset Mobile Wallet

Nokia N96
*#92702689# Melihat umur ponsel
*#62209526# Alamat Wireless MAC (M A C _ WLAN)
*#2820# Alamat Bluetooth MAC (B T A 0?)
*#7370# Format Soft Reset
*#7780# Factory Reset/ Hard Reset

Samsung
*#06# Melihat IMEI
*2767*5282# Java reset
*2767*63342# Reset media
*2767*927# Wap reset
*#9998*4357# Help menu
**9998*5282# Setting Java server
*#9999#0# Melihat monitor mode
*#9999# Sofware version
*#8888# Hardware version
*#9998*748# SIM info
*#9998*523* Contrast layar ponsel
*#9998*842* Vibration ON lalu tekan OK
*#9998*289# atau *0289# atau *#0289# Buzzer ON lalu tekan OK
*#9998*782* Menunjukkan tanggal & alarm
*#8999*638# Menunjukkan info network
*#9998*5646* Mengubah logo operator
*#9998*968* Menunjukkan nada untuk alarm
*#3243948# Digital audio interference OFF
*#32436837# Digital audio interperence
*#0001# Menunjukkan serial parameter
*#9998*228# Melihat kapasitas batera
*2767*2878# Custom EEEPROM reset
*2767*3855# Full EEPROM reset
*#9998*585# Non-Volatile Memory (NVM)
*#9998*76# Nomor produksi
*#9998*782# Menunjukkan tanggal dan jam alarm
*#9998*778# or *#9998*0778# or
*#0778# Daftar layanan SIM
*#9998*377# or *#9998*0377# Error log
*#9998*746# or *#9998*0746# or
*#0746# Sim Info

Samsung V200 & V300
*2767*63342# Unlock Code
*2767*3855# Unlock Code
*2767*2878# Unlock Code
*2767*927# Unlock Code
*2767*7822573738# Unlock Code

LG
2945#*# Test mode LG
2945*#01*# Menu rahasia
*#06# IMEI
*#07# IMEI and SW
*8375# Software version (LG B1200):
*6861# Recount cheksum (LG B1200)
*PWR 668 Factory test (B1200):
1945#*5101# Simlock menu (LG B1200)
2945#*5101# Simlock menu (LG 510W, 5200)
2945#*70001# Simlock menu (LG 7020, 7010)
2947#* Simlock menu (LG 500, 600)

BENQ SIEMENS
*#06# Versi software BenQ Siemens, lebih lengkapnya, tekan softkey beberapa kali
*#0001# Menu bahasa Inggris
*#0606# Kode rahasia, lepaskan SIM card lebih dulu
*#0003*(secret code)* Unlock Sim
*#0049# Menu bahasa Jerman
*12022243121 Layar tambahan

BENQ
C30 *#06# Cek IMEI
*#166*# Cek Versi Software C36 *#06# Cek IMEI
*#166*# Cek Versi Software T60 *#06# Cek IMEI
*#66*# Cek Versi Software E72 *#06# Cek IMEI
Mengganti bahasa ke default atau English *#0000# —> dial.
Mengganti bahasa dari English ke Indonesia: *#0062# —> dial.

MOTOROLA
Pada ponsel Motorola terdapat symbol yang cukup aneh untuk fungsi Pause. Symbol [] (Pause) maksudnya tekan tombol * dan tahan hingga muncul tanda [].
*#06# Melihat IMEI
Tekan bersamaan * 7 Kode untuk membuka tombol
[] [] [] 0 0 8 [] 1 [] Memilih line telepon - (gunakan untuk menulis sesuatu di bawah nama provider)
[] [] [] 1 0 5 [] 1 [] Menambahkan phonebook di menu utama
[] [] [] 1 0 7 [] 1 [] Menambahkan pesan di menu utama
[] [] [] 1 0 8 [] 1 [] Copy memory SIM (menu phonebook)
[] [] [] 1 1 3 [] 1 [] Pilihan teknis (menu utama)
[] [] [] 1 0 1 [] 1 [] Slow (Frequency menu pencari)
[] [] [] 1 0 2 [] 1 [] Medium (Frequency menu pencari)
[] [] [] 1 0 3 [] 1 [] Fast (Frequency menu pencari)
[] [] [] 1 1 9 [] 1 [] Mengaktifkan EFR
[] [] [] 0 0 4 [] 1 [] Mengganti Pin
[] [] [] 0 0 5 [] 1 [] Membuka blok menggu-nakan nomor PUK

HP China
*#110*01# Mode teknis
*#987# Mode pabrik Factory mode
*#110*01# -> Device -> Set UART -> PS Config -> UART1/115200 Mengaktifkan port COM
*#987*99# Restore factory settings
*#369# Mengatur LCD contrast
*#800# software version
*#900# software version
*#0000# Send Mengatur bahasa standard
*#0044# Send Mengatur bahasa Inggris
*#001# Send Mengatur bahasa Inggris (firmware baru)
*#0086#, *#0886# Mengganti ke bahasa China
*#0084#, *#0966# Mengganti ke bahasa Vietnam

2. KODE-KODE RAHASIA HP CDMA

Samsung
sph-n240, n400, a460, a500, etc Nam Programming:
Nam Set: ##Spc
Test Mode: 47*869#1235
Debug Menu: ##33284,ok
Service Menu: Menu+8+0 (#889)
reset (Life time, Clear Memory, etc): ##786,ok
A-key: ##2539,ok
Label Selection: ##3882,ok
Label(Home, Work, etc) : **523,ok
NGG Setting (Gateway, etc.): ##2769737,ok
Vocoder: ##8626337,ok
CAI Change: ##7738,ok
Enable TTY: ##889,ok

sch-411, 611, n105, a100, a300, a2000, etc Nam Programming:
Nam Set: 47*869#08#9
Nam Set: Menu+60
Test Mode: *759#813580
Test Mode: 5809540*45680
A-key: Menu+0, 25##
External Audio: Menu+0, ####
Debug Menu: Menu+8, 0415 or Spc
Debug Menu: Menu+9, 0415 or Spc
Brief NAM Programing: Menu+40,626 (not all version)
LCD Contrast: Menu+45 (not all version)
SIO Mode: Menu+49
SIO Mode: Menu+69

a300, a530, a610, a620, a660, a670, etc Nam Programming:
Nam Set: Menu, 6, *
Service Menu: Menu, 9, *
Test Mode: 47*68#13580

X, E, V, S-series (korean), e250, v420, s250, etc Nam Programming:
Nam Set: 6548#0**4#6
Nam Set: 47*869#08#9
Nam Set: 74153697193
Test Mode: 5809540*45680 (88 – efs clear)
Debug Menu: Menu(hold 2sec)+0, 6725 or 9720 or 1973 or 0415
Debug Menu: Menu+0(hold 2sec), 6725 or 9720 or 1973 or 0415

N356 (India version) Nam Programming:
Test Mode: Menu, 5, down arrow, *
Test Mode: **00## (in some flashes)

i700, etc Nam Programming:
Nam Set: Go to start and select “PHONE” from the drop down menu, dial #83587

i300, etc Nam Programming:
1. Tap on the Phone Icon with stylus
2. Press #907*9#0 ENTER LOCK should appear on screen
3. Enter OTKSL
4. SVC MENU will appear press 1
5. Enter 10 digit MIN and then press SAVE
6. Press SAVE again
7. Press 3 and then press SAVE 6 times
8. Enter the HOME SID and press SAVE once
9. Press END key twice

KYOCERA
Qualcomm qcp-800 Nam Pogramming:
Nam Set: Menu+3+0+Spc
Field Test: Menu+7+0+Fsc

Kyocera 1135, 2255, 3035, 5135, 6035, Se47, etc Nam Programming:
Nam Set: 111111+Jog Dial(Ok), Select “Programming”+Spc
CAI Change: ##7738,ok
Enable TTY: ##889,ok
Life Timer, PRL, etc: ##786,ok
A-key: ##2539,ok
A-key: 2539,ok

Tips:
On some kyocera handsets the factory service module has not been disabled
and the phone can be programmed without the spc by inputting.
Nam Set: ##333333 menu (service)

SANYO
Sanyo 4900, 5150, 5300, 8100, etc Nam Programming:
Nam Set: ##Spc+Ok+Key Down+Ok
Advanced Setup: ##3282+Ok+Key Down+Ok+Msl
A-key: ##2539+Ok+Key Down+Ok
Version: ##**837+Ok+Key Down+Ok
Debug Menu: ##FSC+Ok+Key Down+Ok
Airtime menu: ##8463+Ok+Key Down+Ok
Change CAI: ##7738+Ok+Key Down+Ok
Vocoder: ##8626337+Ok+Key Down+Ok
Reverse Logistic: ##786+Ok+Key Down+Ok
Set IP Address: ##2769737+Ok+Key Down+Ok
TTY On/Off: ##889+Ok+Key Down+Ok
Ready Link: ##4636+Ok+Key Down+Ok
Browser Init On/Off: ##4682+Ok+Key Down+Ok
Picture Token: ##25327+Ok+Key Down+Ok
Unknown Code: ##5282277+Ok+Key Down+Ok
(SPC=000000, FSC=040793)

Sanyo scp-A011, smp-A017, etc Nam Programming:
Nam Set: F9(3 beep) + 0*72696#767

NOKIA
Nokia 3280, 3285, 3580, 3585, 5185, 6185, 8280, etc Nam Programming:
Nam Set: *3001#12345#
Software Version: *#837#
Software Version: *#9999#
Esn Number: *#92772689#
Restart Phone: *#75681#
Restart Phone: *#75682#

Nokia 8887 Nam Programming:
Nam Set: *3001#12345#
Version: *#0000#
Evrc: *#8378#
Esn/Data/Timer: *#92772689#
SID: *#743#

Nokia 8587 Nam Programming:
Nam Set: *#626#7764726#
A-Key: #8159357022#4579# (26 digits)
A-Key: #8159357022#4547# (20 digits)
Version: *#0000#
Version: *#837#
Vocoder: *#3872#
Change language: Menu 5, 3, 1
Change DM mode: *#7678#
Debug Screen: *#8378#
Debug: *#8380#
Field Test Menu: *#83788#

SPC Unlock, Factory Reset:

Full Factory Reset: *#7370#
Resets all settings including non-user changeable items (like SPC)

NOKIA TEST MODE:

51xx, 61xx, 71xx, 3285, 63xx, etc:
1) Turn on the phone. Press *3001#12345#
2) Scroll up to where it says “Field Test” and choose SELECT
3) Highlight “Enable” and choose OK. Turn the phone off then back on.
4) If the test mode screen does not show up press MENU and scroll
down to “Field Test” choose SELECT. Press 0 1 then choose OK.
5) Lower left or upper left number is the signal strength.
6) To turn off the test mode press MENU and scroll down to where it says
“Field Test” choose SELECT. Press 0 0 and then choose OK.

3360, 6360:
1) Turn on the phone. Press *3001#12345#
2) Scroll up to where it says “Field Test” and choose SELECT
3) Highlight “Enable” and choose OK. Turn the phone off then back on.
4) If the test mode screen does not show up press MENU and scroll
down to “Field Test” choose SELECT. Press 2 1 0 1 then choose OK.
5) Lower left or upper left number is the signal strength.
6) To turn off the test mode press MENU and scroll down to where it says
“Field Test” choose SELECT. Press 2 1 0 0 and then choose OK.
READ MORE - Kode-Kode Rahasia Hand Phone (HP)

Tuesday, July 5, 2011

PAYPAL TAMPAKNYA AKAN MEMULAI MEMBUAT TEROBOSAN BARU

Bagaimana jika setiap transaksi pembayaran dilakukan dengan menggunakan ponsel? paypal tampaknya akan mulai membuat satu terobosan baru tersebut. Raksasa sistem pembayaran itu berani memprediksi bahwa dompet akan “mati” pada tahun 2015.

paypal bukan satu-satunya yang ingin mengembangkan teknologi ini. Google baru-baru ini juga tekah meluncurkan Google wallet, sistem pembayaran dari raksasa mesin pencari, begitu juga dengan VISA baru-baru ini membuat investasi strategis akan ide ini, dan paltform pembayaran mobile kini bernilai lebih dari $ 1,4 miliar.

G+ memutuskan untuk melihat dan menganalisa lebih dalam akan tren pembayaran mobile dan menciptakan infografik untuk mengetahui bagaimana prospek mobile commerce ini akan berkembang empat tahun ke depan, termasuk apa yang akan terjadi denan komunikasi near field communication (NFC). G+ juga membandingkan beberapa pemain saat ini yang sedang menggiatkan teknologi ini.

Jika benar ponsel akan mengganti fungsi dompet, maka kita sudah benar-benar tiba di era digital. Kita tunggu saja perkembangannya.
READ MORE - PAYPAL TAMPAKNYA AKAN MEMULAI MEMBUAT TEROBOSAN BARU

Sunday, June 26, 2011

MENGANALISA PESAN ERROR PADA BLUE SCREEN

Berikut beberapa kode error pada Blue Screen :

IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
• Error ini disebabkan karena ada ketidak cocokan atau bentrok driver yang ter-install di komputer anda. Bisa juga permasalahan video card yang di overclock melebihi batas atau anda baru saja ganti video card dan belum meng-uninstall driver video card yang lama dari chipset yang berbeda. Juga bisa terjadi kesalahan dalam konfigurasi sound card atau bug dalam drivernya.

NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
• Error ini menandakan ada kerusakan pada partisi atau filesystem dan bukanlah pada harddisknya. Untuk itu lakukan pengecekan kabel SATA atau PATA dan juga bisa mengecek partisi dengan tool CHKDSK.

UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
• Error ini disebabkan karena overclock hardware yang berlebihan, komponen komputer yang terlalu panas, BIOS yang korup, memory dan CPU yang cacat.

DATA_BUS_ERROR
• Error ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.

PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
• Error ini disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 cache).

INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
• Error ini disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.

VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
• Error ini disebabkan karena adanya kesalahan pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga karena kesalahan dalam instalasinya.

BAD_POOL_CALLER
• Error ini disebabkan karena adanya driver yang tidak kompatibel dan sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade atau bukan dari instalasi baru.

PEN_LIST_CORRUPT
• Error ini disebabkan karena adanya kerusakan pada RAM.

MACHINE_CHECK_EXCEPTION
• Error ini disebabkan oleh cacatnya CPU atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.
READ MORE - MENGANALISA PESAN ERROR PADA BLUE SCREEN

Saturday, June 25, 2011

Cara Membuat Menu di Bawah Header / Judul Blog

Bagi rekan blogger yang menggunakan template yang belum difasilitasi dengan menu horisontal dibawah header pada blognya, berikut saya postkan bagaimana cara membuat menu tersebut. Fungsi dan kegunaan menu ini adalah agar memudahkan kita dalam menelusuri semua isi yang terkandung didalam blog tersebut (baca: easy to navigate) .Yuk kita mulai...

Hal pertama yang harus dilakukan adalah login ke blogger > Layout/Tata Letak > Edit Html .
Selanjutnya Anda cari kode dibawah ini, untuk mempermudah pencarian silahkan gunakan CTRL+F
<div id='crosscol-wrapper' style='text-align:center'>
<b:section class='crosscol' id='crosscol'
showaddelement='no'>
<b:widget id='HTML1' locked='false' title='' type='HTML'/>
</b:section>
</div>

Anda ubah kode showaddelement='no' menjadi  showaddelement='yes' , kalau sudah klik simpan ya

Setelah yang pertama sudah disimpan, sekarang klik Page elements / Elemen Laman > Tambah Gadget > HTML/Javascript , copy kode dibawah ini,simpan dan letakan tepat dibawah header.
Untuk menambah gadget dibawah header bisa baca  disini
<a href="http://www.masbugie.com " class="navigation">HOME</a>
<a href="http://www.masbugie.com " class="navigation">CONTACT</a>
<a href="http://www.masbugie.com " class="navigation">BUKU TAMU</a>
<a href="http://www.masbugie.com " class="navigation">FACEBOOK</a>
<a href="http://www.masbugie.com " class="navigation">TWITER</a>
<a href="http://www.masbugie.com " class="navigation">DOWNLOAD</a>
<a href="http://www.masbugie.com " class="navigation">LAIN-LAIN</a>
<a href="http://www.masbugie.com " class="navigation">CHATTING</a>
*Alamat url diatas silahkan sesuaikan dengan blog Anda.


Hal ketiga adalah supaya menu itu menimbulkan efek warna sehingga menjadi kelihatan menarik.

Klik Tata Letak > Edit HTML , cari kode </b:skin> , agar mudah gunakan tombol CTRL+F
Copy kode dibawah ini dan letakan tepat diatas kode  </b:skin> kemudian simpan.

a.navigation {
background: #3333ff ;
color: #ffffff;
margin: 1px;
padding: 2px;
border-width: 0;
text-transform: uppercase;
text-decoration: none;
font-weight: bold;
}
a.navigation:hover {
background: #333333;
color: #ffffff;
text-decoration: none;
}

Perhatikan kode yang berwarna biru adalah warna tombol dan efek hover dan bisa dirubah sesuka hati Anda.Dan yang berwarna merah adalah jarak antara tombol satu dengan lainnya, silahkan Anda sesuaikan sesuai selera..
READ MORE - Cara Membuat Menu di Bawah Header / Judul Blog
 
hostgator coupon code